peribahasa Jangan Membeli Kucing dalam Iklan politik memiliki pengaruh yang Karung. besar, untuk membujuk para pemilih Bahasa gambar karikatur menarik melalui perspektif partai politik maupun untuk diteliti, karena karikatur termasuk kandidat (O'Shaughnessy, 2005: 5). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik menyimak. Sumber data dalam penelitian ini adalah tanda non verbal Karikatur Iklan Politik Media Luar Ruang Honda Hendarto dan tanda verbal peribahasa Jangan Membeli Kucing dalam Karung.

seperti peribahasa jangan membeli kucing dalam karung, yang termasuk dalam bagian transasksi gharar. Transaksi gharara dalah semua transaksi yang mengandung (al-jahalah) ketidakjelasan,(al-khathr) pertaruhan, atau perjudian.

🔎 Pada dasarnya, peribahasa Jangan beli kucing dalam karung memiliki arti bahwa kita sebaiknya tidak membeli suatu barang atau melakukan suatu tindakan tanpa mengetahui secara pasti kualitas atau keadaan barang atau tindakan tersebut. "Ingatlah peribahasa, membeli kucing dalam karung. Kamu sekurang-kurangnya kena melihat barang itu dahulu sebelum membeli.Abang tak mahu awak ditipu,"nasihat Mamat kepada adiknya sebelum dia pergi membeli sekarung baju terpakai untuk dijual di pasar malam. Peribahasa dan Ungkapan Inggeris - Melayu .
  • skqa24z3l9.pages.dev/81
  • skqa24z3l9.pages.dev/135
  • skqa24z3l9.pages.dev/448
  • skqa24z3l9.pages.dev/422
  • skqa24z3l9.pages.dev/34
  • skqa24z3l9.pages.dev/427
  • skqa24z3l9.pages.dev/142
  • skqa24z3l9.pages.dev/191
  • peribahasa jangan membeli kucing dalam karung